Jumat, 21 Januari 2022

UAS JURNALISTIK (A_A310180049_AULIA TIKA YUSTITA_JURNALISTIK)

 Kali Jenes Pajang, Laweyan Meluap Mengakibatkan Kebanjiran dengan Tinggi 1 Meter


Solo — Solo diguyur hujan deras dari pukul 15.00 WIB sampai malam pukul 21.00 WIB yang membuat beberapa sungai di Kota Solo meluap dengan ketinggan yang bervariasi dari perut orang dewasa hingga satu meter. Salah satunya Kali Jenes kelurahan Pajang, Laweyan.

“Ya benar, terjadi banjir di wilayah Ke lurahan Pajang, Laweyan Solo akibat luapan Jali Jenes,” ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Solo.

Ia mengatakan air masuk mulai pukul 18.00 WIB. Penduduk yang berada dipinggir Kali Jenes pun terkena dampaknya.

Air sungai Kali Jenes meluap akibat hujan deres di daerah hulu Gunung Merbabu. Air sampai ke Solo dan meluap masuk ke rumah warga dan Pasar Jongke.

“Jadi ini banjir kiriman dari Boyolali melalui Kali Jenes. Banjir terparah ada di RT 01/RW 14 dengan ketinggian air sampai paha orang dewasa,” kata dia.

Ia menambahkan di RT 01 tersebut warga dilakukan evakuasi karena air terus naik. Untuk saat ini air masih masuk ke rumah warga. “Ini di beberapa lokasi, banyak kok, tempatnya mencar-mencar. Ada yang di RT 8 RT 1 RW 4, RT 8 RW 9, RT 8 RW 10, juga di daerah Baron Cilik. Pokoknya [wilayah] yang dilewati aliran Kali Jenes ini,” terangnya melalui telepon.

Dari sekian daerah yang dilanda banjir di Pajang, Laweyan, Solo, menurut Nico, genangan air paling tinggi hingga satu meter. Air kali meluap sejak sekitar pukul 17.30 WIB dan hingga pukul 19.45 WIB belum menunjukkan tanda-tanda menyusut.

UAS JURNALISTIK (A_A310180049_AULIA TIKA YUSTITA_JURNALISTIK)

 Kali Jenes Pajang, Laweyan Meluap Mengakibatkan Kebanjiran dengan Tinggi 1 Meter Solo — Solo diguyur hujan deras dari pukul 15.00 WIB sampa...